Injil Yohanes 16:29-33. Ayat yang dipilih adalah “Kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku”. Kamu akan diceraiberaikan oleh dunia. Kamu akan sedih dan berduka. Tetapi Yesus akan memberi mereka Roh Kekuatan dan Roh Kebenaran, agar mereka berani mewartakan khabar keselamatan mulai dari Yerusalem sampai ke ujung dunia. Yesus sendiri berjanji akan menyertai Gereja-Nya sampai akhir jaman.

Damai sejahtera di dalam Yesus akan kita peroleh kalau kita mengimani-Nya dan melakukan segala perintah-Nya. Damai sejahtera harus dilihat dari sisi spiritual (rohani) bukan damai sejahtera dalam arti duniawi. Segala sesuatu yang bersifat dunia nampaknya hanya temporer saja. Karena temporer atau sementara, maka kita harus mengusahakan yang bersifat abadi. Sabda Yesus adalah kekal, dan janji Yesus juga kekal. Yesus pasti tidak akan mengingkari janji-Nya. Yang ingkar janji adalah manusia itu sendiri.

Damai sejahtera di dalam Yesus tidak serta merta datang dengan sendirinya, tetapi harus diperjuangkan. Rahmat Tuhan tidak datang dengan sendirinya kalau kita tidak berusaha mendapatkan melalui pertobatan kita. Oleh karena itu, rahmat pertobatan menjadi penting agar damai sejahtera di dalam Yesus dapat diperoleh dengan suka cita pula.

Damai sejahtera dalam Yesus perlu suatu perjuangan yang dijalani dengan tekun dan setia. Ketekunan dan kesetiaan kepada Yesus bukan jalan yang mudah. Oleh karena itu perlu kerjasama yang erat antara kita dan Yesus. Kerjasama itu penting agar segala kesulitan (salib) itu tidak kita tanggung sendiri. Kita mohon bantuan Yesus agar salib itu kita pikul bersama sehingga salib itu menjadi ringan. Jika demikian, damai sejahtera dalam Yesus akan kita peroleh dengan sukacita. God bless you.-

Doa,

Ya, Bapa, curahkan Roh-Mu yang kudus agar damai sejahtera itu aku peroleh dengan sukacita. Dengan kasih-Mu yang tanpa batas, Engkau telah mencurahkan kepada umat manusia, walau ada sebagian yang menolak-Mu. Mohon ampuni kami, agar kami pantas menerima damai sejahtera melalui Putera-Mu Yesus Kristus. Amen