> Mungkin dari judulnya, sharing ini lebih buat mereka yang sudah cukup umur. Tetapi buat teman – teman yang sedang puber, boleh juga ni, buat jadi pelajaran. Pasangan hidup tu apa sih? Namanya ‘pasangan’ dan ‘hidup’, berarti sesuatu atau seseorang yang akan menjadi ‘sepasang’ dalam ‘hidup ‘ kita.

Yang namanya ‘hidup’ yang kita punya masi tersisa berapa lama sih dari sekarang? Setahun? Sepuluh tahun? Kalau sehat dan panjang umur, tentu masih berpuluh tahun. Itu bukan waktu yang singkat. Mungkin rata – rata kita baru menjalani sepertiga, atau bahkan seperempat, atau seperlima ( AMIN!!) umur hidup kita. Masi sangat panjang perjalanan hidup kita. Dan setiap laki-laki dan perempuan, kecuali yang memang dilahirkan demikian, tidak dapat menjalani hidup ini seorang diri. Tuhan menciptakan Hawa untuk menemani Adam menjalani hidupnya. Setiap pribadi, entah betapa kuatnya ia, betapa kaya nya ia, batapa pintar, dan betapa suksesnya ia, membutuhkan seseorang untuk mendampinginya di kala ‘kelemahan’ itu datang. Mengenai pasangan hidup adalah hal yang sangat vital. Karena pernikahan di mata Tuhan itu adalah sesuatu yang kudus. Maka janganlah kita bermain-main dengan suatu komitmen.

Manusia itu mahluk yang bersifat sosialis, ia membutuhkan sesamanya, ia tidak dapat hidup sendiri. Kelemahan terbesar dalam diri manusia adalah kesepian dan kekosongan jiwa. Terkadang untuk mengisi kesepian dan kekosongan ini, sering kali orang mengambil jalan yang salah, misalnya narkoba, atau dugem. Dalam kekosongan ini, rentan sekali manusia tergoda oleh hal – hal yang menyenangkan sehingga kesepian dan kekosongan itu dapat terisi walau cuma sesaat. Jika kekosongan itu tidak diisi oleh Tuhan, maka ‘tetangga Tuhan-lah’(iblis) yang mengisinya. Akan tetapi manusia membutuhkan seseorang yang ‘sepadan’ untuk mengisi kekosongan itu, maka Tuhan menciptakan pasangan hidup untuk setiap pribadi. Pasangan hidup yang bisa memberikan kedamaian di dalam hati, mengisi kekosongan hati, memberikan perhatian, memberikan pertolongan dan perlindungan, memberikan kasih sayang dan cinta, memberi arahan,motivasi dan semangat.

Tuhan menciptakan Hawa sebagai penolong Adam. Berarti wanita adalah penolong bagi kaum pria. Penolong,savior, artinya penyelamat, maka wanita mempunyai tugas yang ‘berat’. Ia harus dapat menolong pasangan hidupnya, dalam arti lebih ke arah mental. Laki – laki itu sering tampak kuat, tetapi jauh di dalam hati, laki-laki itu sering rapuh, merasa gentar, takut, sepi, ingin lari (Buat semua teman-teman yang laki-laki, benarkan?). Di sinilah peran seorang ‘penolong’ sangat diperlukan. Ketika laki-laki sedang lemah, wanita harus dapat menolongnya untuk tetap dapat berdiri tegak dan berjalan lurus.

Sementara wanita diciptakan dari tulang rusuk Adam. Kenapa tulang rusuk? Kenapa bukan tulang paha? Tulang tangan? Tulang kaki? Atau tulang kepala? Tulang rusuk berbicara tentang tulang yang sangat vital. Tulang rusuk berada di ‘tengah’, antara kepala dan kaki, artinya wanita diciptakan sejajar dengan laki-laki. Wanita tidak diciptakan di atas atau pun di bawah laki-laki. lalu tulang rusuk berbicara ‘kesetiaan’. Rusuk itu tulang yang tidak dinamis, ia hanya bergerak untuk pernafasan, tidak seperti tulang lain, misal tulang tangan, atau tulang kaki. Tulang rusuk tetap ‘setia’, ia selalu ada di sana. Laki – laki harus dapat setia kepada wanita. Lalu tulang rusuk berbicara tentang perlindungan. Gak tanggung – tanggung, yang dilindungi adalah “jantung”. Jantung juga berbicara tentang hati. Hati berbicara tentang banyak hal, hal yang sangat berharga. Maka setiap lakki-laki harus dapat menjaga hatinya untuk pasangan hidupnya.

Sebenarnya, kalau mau dikutip dari Firman Tuhan, ada banyak sekali ayat yang berbicara tentang pasangan hidup. Secara praktis, aku mau simpulkan, seorang pria itu butuh wanita yang dapat menjadi ‘penolong’ bagi dia, di saat dia sedang mengalami masa-masa sulit. Dan seorang wanita membutuhkan seseorang yang dapat melindunginya dan setia kepadanya sampai maut datang. Janji pernikahan, tahukan? Janji itu diucapkan di setiap pernikahan di gereja. Diucapkan dihadapan Tuhan, tetapi sering dilanggar. Mengapa demikian? Karena banyak yang sudah meremehkan masalah komitmen. Janji dan sumpah sangat mudah diucapkan, juga mudah dilanggar.

Teman-teman, mari kita berdoa dan bertanya ,mengevaluasi diri sendiri. Buat yang laki – laki, apakah kamu sungguh yakin akan komitmenmu? Apakah kamu tidak melihat pasangan hidupmu dari penampilannya saja? Sebab kecantikan bisa habis dimakan waktu. Benarkah kamu siap untuk setia sampai selamanya? Saat ada godaan bisakah kamu bertahan? Jika suatu saat telah berumah tangga, dan kamu merasa’kering’ dalam rumah tangga, dapatkah kamu menjadi ‘sungai’ buat keluargamu, atau justru ‘lari mencari sungaimu sendiri’? Buat yang wanita, bertanyalah, apakah kamu sungguh mengasihi pasangan hidupmu? Tidakkah kau melihat dia dari penampilan luar saja? Sebab materi di dunia bisa habis. Dapatkah kamu bertahan dikala badai besar menghadang? Apakah kamu akan dapat menjadi penopang atau justru lari menyelamatkan dirimu sendiri?

Buat teman-teman yang sedang dalam pergumulan tentang pasangan hidupnya, berdoalah! Minta petunjuk dan tanda dari Tuhan. Sebab pasangan hidup adalah masalah untuk seluruh sisa hidupmu. Ini bukan masalah jangka pendek, tetapi jangnka sangat panjang. Tentu kita tidak mau kecewa kemudian hari. maka mintalah pasangan hidup yang benar- benar dari dan berkenan kepada Tuhan. Teman-teman, mari kita jangan bermain – main dengan komitmen. Didik dan biasakan diri kita untuk menghormati komitmen mulai dari masa awal penjajakn pacaran. Aku pribadi gak setuju dengan kata pacaran. Mungkin lebih tepat dikatakan masa awal penjajakan menuju pernikahan kudus. Maka jangan bermain-main dengan masa pacaran. Kata putus, cerai, break, jadikanlah kata terakhir dalam kamus kita. Sungguh! Ada masalah sebesar apapun, bicarakan baik – baik. Perpisahan itu hanya sebuah pelarian dari ketidak mampuan bertahan, atau menyerah. Coba hadapi dahulu dengan sekuat tenaga. Segala sesuatu pasti bisa dihadapi bersama. Hadapi, dan jangan lari. Juga jangan pernah bermain dengan komitmen, setialah sebab Tuhanmu adalah setia.

Jesus Bless you all

Sumber: http://godlove.wordpress.com