Sepertinya dalam hidup ini selalu saja ada hal-hal yang bisa merusak indahnya hari.
Entah itu janji yang tiba-tiba batal, listrik yang tiba-tiba mati padahal lagi asyik-asyiknya on-line,
belum save data yang sudah diketik berlembar-lembar,
Telpon ga berhenti bunyi, buku-buku yang musti dikatalog sudah numpuk, masih banyak sejuta hal lainnya yang mampu merusak ketenangan pikiran dan menggagalkan kita untuk menikmati hari.

Begitu juga dengan hari saya kali ini, ada sesuatu hal yang membuat saya tidak bisa menikmati hari ini dengan semestinya, dengan indah..😦😦
apa itu? biarlah saya dan Tuhan yang tahu.😉😉

hehe barangkali ada yang pernah mengalaminya seperti saya? dan lalu apa hubungannya dengan judul di atas?
begini penjelasannya, saya kalau lagi gak enak hati, stress atau lelah butuh coklat untuk obat, selain curhat dengan Tuhan tentu saja.😀

Jadi jangan sungkan-sungkan bagi siapa saja yang mau kirim coklat ke saya, bisa dipastikan saya terima lahir bathin 😀😀😀😀
*****************************************************************************

* Makan coklat tidak akan menimbulkan kecanduan, tetapi bagi sebagian orang rasa coklat yang enak mungkin menyebabkan kerinduan untuk mengkonsumsinya kembali. Ini yang disebut chocolate craving.
Dampak coklat terhadap perilaku dan suasana hati (mood) terkait erat dengan chocolate craving.
Rindu coklat bisa karena aromanya, teksturnya, manis-pahitnya dsb.
Hal ini juga sering dikaitkan dengan kandungan phenylethylamine yang adalah suatu substansi mirip amphetanine yang dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian pada gilirannya menghasilkan dopamine.
Dampak dopamine adalah muncul perasaan senang dan perbaikan suasana hati.
Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta (hati berbunga).