Kesedihan itu bukan milikmu semata.
Aku juga bisa sedih, mereka juga bisa bersedih.
Mungkin sekarang fase dimana kamu sedang mengalaminya.

Namun bila saya yang lagi kurang beruntung atau mungkin kurang duit, kurang ganteng, kurang keren, kurang kerjaan, kurang ajar pasti juga akan mengalami yang namanya kesedihan. Kesedihan ataupun kegembiraan adalah sebuah roda yang akan terus berjalan.
So, bisa jadi hari ini anda sedih besoknya makin sedih, lusa teramat sedih dan semakin putus asa.
Lalu setelah membaca tulisan saya ini menjadi semakin merana.
Akhirnya timbul kegoncangan jiwa yang sangat besar dan dapat mengakibatkan penyakit jiwa😀😀

Maka dari itu daripada anda terus-terusan bersedih dan merasa bahwa lebih baik kiamat daripada harus begini, cobalah untuk melanjutkan membaca tulisan saya yang sangat berbobot ini karena saya jamin setelah anda membaca tulisan saya ini mungkin anda akan mendapat penerangan yang bisa menerangi alam ini (halah lebay).

Anda yang ditinggal pacar, ditinggal suami/istri, dipecat dari kerjaan, pernahkah berpikir kalau kita tidak mengalami kesedihan mungkin hidup ini akan terasa monoton. coba bayangkan kalau dalam satu minggu anda tidak bersedih mungkin anda merasa ada yang kurang dalam hidup ini. Kalau satu bulan anda terus berbahagia apa enggak kering tuh gigi ketawa mulu.:P
Apalagi kalau dalam satu tahun anda berbahagia terus mungkin bibir anda akan doer karena kebanyakan tersenyum.
Begitu juga kalau kita bersedih terus selama berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan mungkin bisa jadi kita akan kehabisan air mata. Gak lucu dong kalau nangis gak ada air matanya. Apa kata dunia…????

Maka dari itu kawan-kawan sekalian sebangsa dan seperjuangan ketika kita mengalami apa yang disebut kesedihan janganlah seperti orang yang kehilangan kehormatan.
Makan tak enak, tidur tak nyenyak, selalu saja kepikiran masalah yang seolah-olah tidak ada jalan keluarnya.
Padahal kalau kita tahu bahwa setiap masalah selalu ada jalan keluarnya. Sesulit, sekompleks, sekampung pasti selalu ada jalan keluar. tentunya “bagi orang-orang yang mau berdoa dan berusaha”.
Dan akhirnya semua tergantung kepada individu sendiri bagaimana mengatasi kesedihan itu.
Bisa curhat sama temen, mendatangi Psikolog, mendatangi orang pintar, pergi ke disko atau memperbanyak ibadah.

Semuanya adalah sebuah pilihan. Karena hidup adalah sebuah option.
Apa itu option..??? cari sendiri di kamus bahasa inggris. hahhahah

Kalau dirasa curhat sama teman bisa mengurangi beban, maka lakukanlah. Tapi kalau dirasa teman anda kurang kompatibel, anda bisa mendatangi seorang psikolog atau orang pintar yang tentunya membutuhkan dana tidak sedikit. Apalagi anda termasuk orang yang mempunyai masalah dengan keuangan saya sarankan meminjam uang atau menggadaikan barang-barang berharga anda seperti emas, kalung, berlian, mobil, rumah atau diri anda sendiri untuk membayar upah psikolog atau orang pintar.

Bagi anda yang biasa mengalihkan kesedihan dengan sebuah kesenangan seperti disko, klabing, maka jauhi tempat-tempat yang makin membuat anda terjerumus dalam sebuah masalah. Jauhi minuman-minuman keras dan obat-obatan terlarang seperti baygon, pestisida. Dan bagi anda yang berjiwa spiritual cobalah dekatkan diri anda denganNYA.
Semakin anda dekat semakin anda merasa bahwa apa-apa yang terjadi pada kehidupan ini adalah sebuah ujian yang harus dijalani. Dan beban yang anda rasakan selama ini lambat laun akan musnah seiring perjalanan waktu.

Untuk menutup sebuah artikel yang sangat cerdas ini saya akan menambahkan sebuah puisi yang tentu tidak kalah tajam di banding SILET.😀

Janganlah kamu bersedih
kalau kamu memang tidak bersedih
janganlah kamu tertawa
kalau kamu memang tidak bahagia
ya ialah masa ya ia dong
Mungkin semua itu hanya hujan di malam hari
dan ketika pagi datang semua sudah berakhir
berganti dengan matahari yang bersinar terang

Sedih itu biasa
tapi menjadi luar biasa
ketika kita tidak mampu mengatasinya
ketika kita putus asa menghadapinya…..