Saat aku sedang mengalami kesedihan dan hampir terpuruk karena “CINTA”
banyak yg bilang’ cintamu salah…cintamu salah….udah tinggalin aza…putusin aza…ngapain juga pusing2 mikirin cowok kayak dia…kayak ga aga cowok laen aza…
‘Ngapain juga cinta kamu dilanjutin, klu cuma buat kamu sakit…’

Sejenak aku berpikir,
Dihatiku tersebersit ‘Gampang babget loe ngomongnya, mentang2 loe ga ada di posisi gw’ huff..

Banyak pendapat yang akan kita peroleh saat kita bertanya apa itu cinta? Cinta yang katanya sebagai jalan menuju kebahagiaan, terkadang juga menjali jalan menuju kehancuran.
Oh yach, masa sech..???? xixixixi..

Jika demikian, artinya mungkin cinta terlarang kale yach..???? heheheh…

Mungkin lebih bijak jangan pernah kita salahkan CINTA karena CINTA tak tau apa2,
Apalagi sampai menganggap CINTA itu menyakiti.
CINTA adalah rasa yang ada dalam tiap manusia,
CINTA tak pernah salah, yang salah adalah manusia yang menjalankan,
karena CINTA pun ada tempatnya dan kadarnya CINTA sebagai sahabat, saudara, ortu, kekasih.
CINTA akan salah jika kita mencintai seseorang yang tidak tepat buat kita, tapi jangan salahkan CINTA, yang salah tetap manusianya kerena pastinya sudah merasakan jika seseorang tersebut tidak cocok dengan kita tapi kita memaksakan keadaan atau kadang kita jatuh CINTA kepada orang yang salah.

Karena misalnya kita CINTA pada seseorang yang sudah berstatus inrelationship, yang artinya mencintai pria yang menjadi kekasih wanita lain atau sebaliknya.
Dan yang lebih PARAH, klu mencintai seorang istri atau suami orang lain. (Klu yg ini sech, dah ga pake hati lagi, mungkin pake yg laen dgn mengatas namakan cinta) hahhahaha….

Datangnya cinta sering tak terduga. Kata orang tua sech, cinta itu justru paling sering datang disaat “JOROK/KOTOR”

Uuppsss…tunggu dulu, jgn mikir aneh2 donk…
Kotor/jorok yg dimaksud disini bukan saat kamu l kesiram sampah makanan yg berbau atau lg BB, hueheuheu….
Tapi yang dimaksud adalah saat tak terduga sama sekali.
misalnya saat lg jelek-jeleknya, bisa saja saat hampir terjatuh karena menginjak kulit pisang, bisa saja saat kesiram air comberan dan ada seseorang yg menawarkan tissu ato sapu tangannya..(oohh..so sweet ^_^ )
Bisa juga cinta itu datang saat baru saja menggunakan kamar mandi umum. wkwkwkwk….

Nah, tinggal bagaimana menyikapinya. Dengan tindakan dan respon yang baik, jujur, tulus, atau hanya sekedar AJI MUMPUNG.

Maksudnya,
Mumpung jomblo,
Mumpung cantik atau tampan,
Mumpung Kaya,
dan yang paling parah…
Mumpung ada yg mau. (klu yg satu ini buat yg jelek azah, soalnya dah kelamaan jomblo n sering ditolak!) hahahhahah….

Dalam kondisi apapaun, sebenarnya cinta itu tidak pernah salah. yang salah adalah orang-orang yg sedang menjalani cinta itu.Cinta tulus, yang benar2 dr hati, tidak mengenal rasa sakit hati meskipun ditinggal dan harus berpisah.

“Semakin besar Cinta yang diberikan, Semakin kuat dalam menerima rasa sakit dan rasa kecewa. Tetapi, jika Cinta itu kecil, maka kecil juga kekuatan yang dimiliki dalam menerima rasa sakit dan kecewa”
[buku Pak Julianto- Mencinta Hingga Terluka] Teuteup…^_^

Cinta pada dasarnya akan membawa bahagian, jika oarang2 yang menjalani cinta itu berada pada roda yang tepat. Pada hakekatnya cinta itu membawa rona warna ceria.
Sesekali mmg ada masalah dah kesalahpahaman diantara pecinta, tetapi jika cinta itu kuat dan terbuka, masalah itu hanyalah sebagai pemanis.
jiaahh..kayak pemanis tropika dunkk…!!! heheeh..

Ada banyak kesalahan yang dilakukan oleh para pecinta secara sadar atau tidak.
Terkadang para pecinta menginginkan pasangannya seperti yang mereka mau. Klu sudah begini, cinta tersebut adalah cinta yg merefleksikan dirinya sendiri sendiri dan mencintai bayangannya.
inilah yang membuat sebuah cinta menjadi rusak.
Bahkan mungkin merusak kondisi hati salah satu diantara pecinta tersebut.

Sebisa mungkin, pecinta saling terbuka, saling menceritakan perasaan masing-masing. Baik saat senang, susah dan jika memungkinkan saling mengungkapkan semua hal yang dirasakan setiap kali bersama, tanpa bermaksud untuk menyalahkan.

Ungkapan yg lembut, tenang dan tidak terkesan menyudutkan, akan memberikan suasana bicara yang hangat. Saat merasa marah, bahagia, melihat sesuatu yang salah dan benar, sebaiknya langsung dibicarakan tanpa menunggu hari esok.
Karena hal itu terkadang mengurangi hangatnya pembicaraan. Mungkin pasangan yg membuat kesalahan akan merasa diinterogasi dan menganggap pasangannya mengingat-ingat kesalahan sebagai alat untuk memojokkan dan mencari pembenaran diri.

Jadi pada intinya, Cinta itu tidak pernah salah.
Yang salah hanyalah kurang tepatnya waktu dan cara menjalani cinta tersebut.
Sehingga menganggap cinta diantara mereka SALAH.

“Jangan pernah salahkan CINTA, salahkan pada orang2 yang tidak tepat, yang mencintai orang yang seharusnya tidak kita cintai. Atau lebih tepatnya, salahkan saja orang yg sedang menjalani cinta itu.
karena cara mereka menjalani cinta itu yg salah.”

With Love:

Norma